Minggu, 10 April 2011

SUDAH LUPAKAN !!!

Inilah sebuah catatan tentang kata yang tak sengaja terekam di alam bawah sadar,

Kata yg merubah semua pola tentang arti cinta yang benar adanya

"SUDAH LUPAKAN"

   Adalah kata yg tanpa sadar terekam dalam alam bawah sadar ketika masuk kedalam area islam dalam hal hubungan antara dua insan yg saling menyukai(tertarik).
Memang aneh rasanya jika di jaman sekarang tak punya kekasih, terlebih ketika beranjak dewasa.
Tapi apalah cinta jika tak bisa mempertanggung jawabkannya.

   Islam selalu mengajarkan keindahan dalam setiap hal yang membuat pemeluknya merasakan kenyamanan dan ketenangan tiada tergantinkan.
jadi takkan perlulah kita bermain2 dengan yg namanya cinta jika kita belum memnpunyai kewenangan dengannya dan belum mampu memasuki kriteia yg di
tetapkan oleh islam.

   Tak mudah untuk mengatakan tidak untuk hal yg satu ini, "akuilah itu"
karena lingkunganpun takkan jauh membicarakan tentang hal yg satu ini,
tapi tetaplah bertahan untuk agamamu, ketenanganmu, dan kedamaianmu bersamaNYA.

   Islam memang sungguh indah, Beda rasanya yg terbiasa untuk menjaga auratnya dengan berpakaian sesuai yg di anjurkan dan dengan selalu membasuhi
dirinya dengan air wudhu. Tanyakan jika tidak percaya...:)
Yg terbiasa tubuhnya terlindungi oleh air wudhu akan selalu berusaha menjaga wudhunya,
akan selalu berusaha dan terus berusaha menjada dirinya dari hal2 yg membatalkan wudhu yg dia punya.

Beda,
Beda,
dan Beda..
Tubuh seseorang yg terbiasa menjaga wudhunya jika bersentuhan dengan lawan jenis/yg bukan muhrimnya.
Akan tersa sangat aneh, dan terkadang timbul rasa kesal jika disentuh oleh lawan jenis.

Kenapa?
   Karena dia sudah bersusah payah untuk menjaga wudhu yg di milikinya, tapi dengan mudahnya dia membatalkannya dengan tanpa rasa bersalah.


Intinya BEDA...hehe





Sekian dulu nulis2nya,
Lain waktu Insyaallah bikin lagi...
Mohon maaf bila ada salah2 kata,
akhirukalam,


    |
    |
    |
Udah kaya org pidato aja...n_n

Sekian,
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar